Article Detail

Mengenal Sampah B3

Pemilahan sampah merupakan salah satu kegiatan yang digalakkan oleh sekolah Tarakanita. Di setiap sudut banyak dijumpai minimal dua jenis tempat sampah, yaitu tempat sampah untuk bahan organik dan non organik. Sebenarnya di beberapa sudut yang lain tersedia tempat sampah dengan tiga macam variasi. Biasanya kombinasinya adalah warna hijau, warna kuning, dan warna merah. Untuk yang warna hijau dan kuning biasanya kebanyakan orang tahu kegunaannya, yaitu hijau untuk sampah organik dan kuning untuk non organik. Lalu yang merah untuk sampah jenis apa? Ternyata yang merah untuk sampah B3. Kata B3 merupakan akronim dari bahan beracun dan berbahaya. Sampah B3 dapat diartikan sebagai sampah yang sifat dan konsentrasinya mengandung zat yang beracun dan berbahaya sehingga secara langsung maupun tidak langsung dapat merusak lingkungan, mengganggu kesehatan, dan mengancam kelangsungan hidup manusia serta organisme lainya.

Jika ada yang berfikir kalau sampah dan limbah B3 hanya dihasilkan oleh pabrik atau industry skala besar ternyata itu salah. Di rumah ataupun di lingkungan sekolah pun ternyata menghasilkan sampah B3. Banyak contoh sampah B3 yang ada di sekita kita, misalnya botol kaca, pecahan beling, kaleng bekas penyemprot serangga, spidol bekas, botol bekas pembersih lantai, dll.
Mari kita memilah sampah sesuai jenisnya.


Comments
  • there are no comments yet
Leave a comment